LISENSI AMATIR RADIO

KELAS/TINGKATAN LISENSI AMATIR RADIO 
Lisensi Amatir Radio di Indonesia dibagi dalam kelas/tingkatan sebagai berikut :– TINGKAT SIAGA
Ujian tingkat Siaga meliputi Pengetahuan Pancasila, Elektronika Radio Dasar, dan Peraturan Perundang-undangan Keradioamatiran. Amatir Siaga diperkenankan bekerja di band HF (80m, 40m, 15m, 10m), VHF (2m) dan UHF (70cm). Khusus band 15m dan 10m hanya mode CW dan digital. Daya pancar yang diperkenankan maksimal 100 watt pada band HF dan 75 watt di band VHF/UHF. Callsign tingkat Siaga ditandai dengan prefix : YD atau YG. Lisensi tingkat Siaga berlaku selama 3 tahun.

– TINGKAT PENGGALANG
Amatir radio tingkat siaga yang telah memegang lisensinya sekurang-kurangnya 6 bulan dapat mengikuti ke-naikan tingkat ke Penggalang. Materi ujian sama dengan tingkat siaga yang diberi bobot lebih, dan ditambah uji bahasa Inggris dan kode morse 5 WPM (word per minute).
Amatir Penggalang diperkenankan bekerja pada seluruh band radio amatir, kecuali band 30m, 20m, 17m dan 12m. Daya pancar maksimal 500 watt (HF) dan 200 watt (VHF/UHF). Callsign Amatir Radio tingkat  Penggalang ditandai dengan prefix : YC atau YF. Lisensi tingkat Penggalang berlaku selama 5 tahun.

– TINGKAT PENEGAK
Amatir tingkat Penggalang yang telah memegang lisensi sekurang-kurangnya 1 tahun dapat mengikuti kenaikan tingkat ke Penegak. Materi ujian sama dengan tingkat Penggalang dengan bobot tingkat lanjut (advanced), dan uji kode morse 8 WPM.
Amatir Radio tingkat Penegak memiliki hak-hak penuh sebagai amatir radio, dan dibenarkan bekerja di seluruh band amatir radio dengan seluruh moda komunikasi yang tersedia. Daya pancar maksimal 1000 watt (HF) dan 500 watt (VHF/UHF). Callsign untuk tingkat Penegak ditandai dengan prefix : YB atau YE. Lisensi tingkat penegak berlaku untuk 5 tahun.